Master Jasa SEO Ahli dan Pakar SEO Indonesia

Sigit Hermawan Master Jasa SEO Ahli dan Pakar SEO Indonesia

Waspada Cuaca Ekstrem : Hujan, Petir dan Angin Kencang Ancam Bandung

Anti Petir – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan mengeluarkan peringatan dini kondisi cuaca di Medan, Jum’at 29 September 2017. “Peringatan dini cuaca di medan pukul 07.50 WIB, berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pukul 08.20 WIB. Kondisi ini akan berlangsung hingga pukul 11.00 WIB.” unkap Kepala Bidang Data dan informasi BMKG Wilayah I Medan Syahnan via pesan WhatsApp sesaat lalu. Diutarakannya, tak hanya Medan, cuaca buruk seperti itu juga terjadi di sejumlah daerah lainnya Sumatera Utara. Seperti Deli Serdang, Langkat, Binjai, Serdang Badagai, Karo, Simalungun, Dairi, Pak-pak Bharat, Asahan, Batubara dan sekitarna. Bahkan, meluas ke sebagian wilayah Humbahas, Tapteng, Tobasa. Sementara, ber-dasarkan pantauan di lapangan saat ini hujan sedang tengah terjadi. Namun, tidak disertai angin maupun petir. Hujan intensitas sedang itu terjadi sejak subuh tadi, sekira pukul 05.30 WIB.

 

CIREBON, (PR) – Memasuki pekan ke-4 September 2017, Wilayah Ciayumaja Kuningan (Cirebon, Indramayu, Majelengka,) memasuki masa pancaroba (peralihan) dari musim kemarau ke musim penghujan. Warga pun diimbau untuk mewaspadai hujan lebat dengan durasi singkat dan sambaran petir. Menurut forecaster BMKG Stasiun Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Ahmad Faa Izyn, saat ini sudah memasuki masa pancaroba, ditandai dengan adanyahujan, dengan durasi singkat. Menurut dia, guyuran hujan di sejumlah wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon serta sekitarnya, Rabu kemarin, menandai masa pancaroba itu. “Puncak musim kemarau di Wilayah Ciayumajakuningan sudah terlewati pada 21 September 2017 lalu dengan suhu maksimum mencapai 37,5 derajat C. Penangkal Petir Dan saat ini mulai memasuki masa pancaroba, “katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis 28 September 2017. Dikatakannya, puncak musim kemarau di Wilayah Ciayumajakuningan, lebih cepat dari prakiraan sebelumnya. Adapun diperkirakan sebelumnya puncak musim kemarau baru akan terjadi pada akhir September hingga Awal Oktober 2017.

“Prakiraan awal,puncak musim kemarau memang akhir September sampai awal Oktober. Namun karena ada gangguan cuaca regoional, puncak musim kemarau lebih cepat terjadi,” tutur Faiz.

Dia mengatakan, untuk musim hujan, diperkirakan akan terjadi pada pertengahan Oktober untuk Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka selatan. Sedangkan di wilayah Kabupaten Majalengka utara, Cirebon dan Indramayu, musim hujan diprakirakan terjadi pada akhir November samapai akhir Oktober. Faiz mengungkapkan, selama masa pancaroba, masyarakan diimbau untuk mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dengan durasi singkat. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk mewaspadai sambaran petir.

Faiz menambahkan, seiring berakhirnya musim kemarau, suhu udara di Wilayah Ciayumaja Kuningan juga mulai turun. Saat ini, suhu udara maksimumnya hanya 33-34 C. “Suhu udara turun karena hujan dan banyak awan,”tuturnya.

Jual Penangkal Petir – Masyarakat dihimbau untuk waspada menghadapi cuaca ekstrem yang kerap muncul menjelang datangnya musim penghujan. Musim hujan di Jawa Barat diprediksi akan dimulai berbeda di tiap daerah, mulai September hingga Desember. Namun, sebelum itu, hujan lebat disertai petir dan angin kencang biasanya akan terjadi sesekali, seperti yang terjadi di Bandung dan sekitarnya beberapa hari terakhir. Tony Agus Wijaya, kepala stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Bandung, mengatakan pengingkatan volume hujan yang terjadi pada masa peralihan musim ini adahal gejala yang normal.

Menurut Tony, kondisi baru dikatakan masuk musim penghujan jika curah hujan dalan periode 10 hari sudah lebih dari 50 milimeter. https://pakarpetir.co.id/ “Curah hujan yang terjadi beberapa hari terakhir ini belum memenuhi kriteria tersebut, “ujar Tony kepada Tribun melalui Telepon, Rabu (27/9). Cuaca ekstrem pada musim peralihan ini, menurut Tony, juga ditandai oleh kerap terjadinya perubahan cuaca secara tiba-tiba.

“Misalkan saat pagi cerah, tiba-tiba hujan ringan berlanjut dengan hujan sedang siang atau sore hari. Biasanya durasinya singkat, dan ini rutin terjadi pada masa peralihan,” ujarnya. Semakin mendekati musim penghujan, kata Tony, potensi cuaca ekstrem akan semakin besar. Jenis Penangkal Petir “Petir dan angin kencang biasanya akan mengiring hujan yang turun lebat tapi durasinya singkat,” ujarnya.